SAMBUTAN KETUA UMUM PENGURUS BESAR PGRI PADA ACARA SEMINAR PENDIDIKAN DAN KE-PGRI-AN KERJA SAMA PGRI DENGAN El, DAN CONSORTIUM PROJECT

dr-sulistiyo-mpd5pgrinews>Assalammu’alaikum wr.wb.
Hidup Guru … ! Hidup PGRI .. ! Solidaritas…!
Yang saya hormati Ketua Pengurus PGRI Provinsi………………
Koordinator El Asia Pacific, para nara sumber, dan para peserta
seminar yang berbahagia.
Marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah Swt. Yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kita mendapat kekuatan untuk melaksanakan berbagai tugas pengabdian di bidang pendidikan, organisasi, dan dapat hadir dalam acara Seminar Pendidikan dank e-PGRI-an yang diselenggarakan oleh PGRI bekerja sama dengan El dan konsorsium projek/consortium project.
Atas nama Pengurus Besar PGRI saya menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada El dan Organisasi Guru dan Australia, Amerika Serikat, Jepang, Swedia, dan Norwegia yang tergabung dalam Proyek Konsorsium yang telah memberikan bantuan dan dukungan. Saya juga menyampaikan terima kasih kepada Pengurus PGRI Provinsi………… yang telah mempersiapkan seminar pendidikan dank ePGRI-an ml sehingga dapat terlaksana dengan baik. Penghargaan saya sampaikan kepada Saudara-Saudara para peserta yang telah menyediakan waktu untuk mengikuti kegiatan ml. Semoga kegiatan mi mendatangkan manfaat dalam upaya membangun PGRI menjadi lebih kuat, dan bermartabat.
Seminar mi adalah salah satu jenis kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka kerja sama antara PGRI, El, dan Consortium Project yang sudah berlangsung beberapa lama. Kegiatan itu dimulai tahun 2000 untuk dua provinsi dan pada tahun mi sudah melibatkan 28 provinsi.
Semoga pada masa datang seluruh provinsi sudah dapat mengikuti kegiatan ini. Kita juqa berharap aqar pada masa datanq kuantas maupun kualitas kegiatan kerja sama ml dapat ditingkatkan. Ada sejumlah manfaat yang dapat kita petik dan kegiatan mi, yang terutama adalah tumbuhnya kesadaran berserikat bagi para guru dan keinginannya menjadikan PGRI lebih balk pada masa datang.
Dalam kesempatan yang baik ini, perlu kami sampaikan beberapa hal yang diharapkan mampu meningkatkan pemahaman para peserta dan juga mampu meningkatkan semangat dalam membangun organisasi yang kita banggakan ini, sebagai berikut :
1. Kongres XX PGRI telah terselenggara dengan balk. Ada sejumlah keputusan yang dihasilkan, sejumlah rekomendasi yang diusulkan, dan sejumlah kesepajatan yang harus dijalankan. PB PGRI Masa Bakti XX sedang melaksanakan sosialisasi hash kongres kepada pihak-pihak dan instansi yang terkait dan juga telah mengirmmkan surat kepada para Pengurus PGRI Provinsi seluruh Indonesia agar melaksanakan sosialisasi hasil kongres. Kegiaatan ini diupayakan selesai paling lambat pada bulan Desember 2008. Kegiatan sosialisasi hasH kongres maupun kegiatan dan perjuangan organisasi itu sangat penting dilakukan untuk menjawab berbagal berbagal persoalan organisasi yang timbul sebagal akibat rendahnya pemahaman terhadap PGRI dan kegiatannya. Persoalan organisasi itu, misalnya, tuduhan miring terhadap PGRI yang dianggap tidak melakukan apa-apa, organisasi pemotong gaji dan penarik iuran, organisasi yang tidak memberikan manfaat bagi para guru, dan sebagainya.
2. Untuk mewujudkan keinginan agar PGRI mampu melaksanakan tugas dan kewenangan sebagal organisasi perjuangan, organisasi profesi seperti yang tertuang dalam Pasal 42 UUGD, dan organisasi ketenagakerjaan, PB PGRI Masa Bakti XX memastikan perlunya melaksanakan konsolidasi organisasi secara sistematis dan organisatoris. Konsolidasi yang mendesak dilaksanakan terutama dalam penataan keanggotaan dan kepengurusan.

a. Keanggotaan.
Pengurus PGRI di ranting, Cabang, dan Kabupaten/Kota harus mempunyai data keanggotaan yang jelas. Kejelasan data itu juga akan menjadi dasar pendataan keanggotaan organisasi secara nasional. PB PGRI pada tahun 2008 mi juga memprogramkan gerakan penerimaan anggota baru, untuk guru dan tenaga kependidikan balk negeri maupun swasta. Jumlah anggota baru yang berhasil direkrut akan diumumkan pada hari ulang tahun PGRI ke-63 clan Peringatan Han Guru Tahun 2008 yang direncanakan diselenqqarakan di Jakarta.

b. Kepengurusan
Kepengurusan dalam PGRI di semua tingkatan perlu dilakukan penerbitan. Kepada Pengurus PGRI Provinsi yang telah mampu melaksanakan konsolidasi dengan balk sehingga seluruh kepengurusan PGRI telah terbentuk dan melaksanakan aktivitasnya, kami sampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya. Kepada Pengurus PGRI Provinsi yang belum melaksanakan konsolidasi dengan baik, kami berharap untuk segera melakukan penertiban clan penataan. Penataan itu antara lain, pembentukan kepengurusannya, surat keputusan pengesahannya, kepatuhan dalam menyelenggarakan forum organisasi (konferensi, rapat-rapat, dam pertemuan-pertemuan organisasi).
3. Agar organisasi ini bias berjalan dengan baik, kegiatan dapat terlaksana dengan sukses, penjaungan juga dapat memperoleh hasil seperti yang diharapkan, diperlukan dana organisasi yang cukup. Dana bagi organisasi ibarat darah bagi manusia. Sumber dana kegiatan yang terutama adalah iuran anggota. Oleh karena itu, iuran anggota harus dikelola dengan baik, dihimpun dan disalurkan sesual ketentuan. Yang menjadi hak PB, Pengurus Provinsi, dan juga Pengurus Kabupaten/Kota harus disalurkan sesuai ketentuan. Jangan digunakan tidak sesual peruntukannya. Persoalan iuran anggota PGRI setatu jadi persoalan karena pengelola iuran mi tidak mematuhi aturan organisasi. Selanjutnya, organisasi ini boleh menerima sumbangan dan manapun yang tidak mengikat dan mengganggu indepedensi organisasi. Agar mendapat kepercayaan dan anggota dan pihak lain, keuangan organisasi hendaknya dikelola dengan pninsip-prinsip akuntasi yang dapat dipentanggung jawabkan. Keuangan harus dikelola dengan tranparan, akuntabel, dan efektif. Setiap jenjang organisasi harus ada perencanaan, pembukuan, dan system pelaporan keuangan yang baik. luran anggota berdasankan keputusan Kongres XX di palembang minimal Rp. 2.000,00 (Dua nibu rupiah) setiap bulan.
4. Untuk efentivitas penjuangan organisasi, Pengunus PGRI diharapkan mampu bekerja sama dengan berbagai pihak, negeri maupun swasta. Kerja sama dikembangkan dengan pninsip saling menguntungkan untuk kepentingan onganisasi dan anggota serta peningkatan mutu pendidikan. Sikap organisasi berkenaan dengan hubungan dengan pihak lain adalah menempatkan sebagal mitra yang kritis. PGRI bukan oposisi pihak manapun.
5. PGRI adalah organisasi besar, berwibawa, dan dewasa. Anggotanya kaum cerdik, pandai, terpelajar, dan juqa bermartabat. Karena itu, organisasi ini harus dmkelola dengan penuh tanggung jawab sesual amanat organisasi. jangan dikelola sambil lalu, sebisanya, seingatnya, dan semaunya. Paradigma kerja pengurus perlu ditingkatkan, dan kerja individu diubah menjadi kerja kolektif, dan nuansa dilayani menjadi melayani, dan otoriter menjadi demokratis, dari sebisanya menjadi tertib, dan seterusnya. Kantor atau sekretariat organisasi hendaknya dikelola dengan baik, agar mampu menjadi tempat pengendalian kegiatan dan “markas” perjuangan organisasi.
6. Untuk efektivitas perjuangan organisasi, Pengurus PGRI diharapkan mampu bekerja sama dengan berbagai pihak, negeri maupun swasta. Kerja sama dikembangkan dengan prinsip sating menguntungkan untuk kepentingan organisasi dan anggota serta peningkatan mutu pendidikan. Sikap organisasi berkenaan dengan hubungan dengan pihak lain adalah menempatkan PGRI sebagai mitra yang kritis. PGRI bukan oposisi pihak manapun.
7. Kegiatan PGRI dikemas dengan pninsip dan, oleh, dan untuk anggota PGRI. Karena anggota PGRI adalah guru dan tenaga kependidikan maka kegiatan yang dilakukan diprioritaskan untuk kepentingan mereka. PGRI adalah organisasi perjuangan, organisasi profesi, yang berupaya melaksanakan lima kewenangan seperti tertuang dalam Pasal 42 Undang-Undang Guru dan Dosen. Selanjutnya sebagai organ isasi ketenagakenjaan, PGRI mempnioritaskan kegiatan untuk menyalurkan dan memperjuangkan aspirasi anggota, meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan anggota, serta membela dan melindungi (hakhak) anggota. Program kerja yang suclah dihasilkan dalam berbagai forum organisasi (kongres, konferensi, rapat, dan lain-lain) hendaknya menjadi pegangan para pengurus datam menyusun rencana kegiatan. Kegiatan organisasi jangan hanya seingatnya dan seadanya.
8. Pengurus PGRI di berbagal jenjang dan tingkat hendaknya mampu memberikan masukan datam rangka pembangunan bidang pendidikan di wilayahnya. Masukan dihimpun melalui forum-forum diskusi yang melibatkan para angota maupun pihak-pihak lain yang mempunyai kepedulian terhadap pendidikan.
9. Mutu pendidikan sampai sekarang belum selesai harapan. Profesionalisme, kesejahteraan, dan perlindungan guru masih harus dipetjuangkan. Kondisi itu kita harapkan segera berubah menjadi lebih baik. Guru sebagai komponen utama dan terpenting dalam pendidikan, haruslah menjadi pihak yang paling berperan dalam memperjuangkan perubahan tu. Keberhasilan melakukan perubahan itu, adalah kemenangan. Kemenangan hanya akan kita raik jika kita kuat. Karena itulah, PGRI harus mampu membangun kekuatan dengan menyatukan guru seluruh tanah air, bersatu padu, berserikat, berhimpun dalam wadah organisasi, PGRI.
Pengurus organisasi ini berkewajiban menjadikan organisasi mi tumbuh dan berkembang menjadi kuat dan bermartabat. Maju tidaknya organisasi ini bergantung pada pengurus dan anggota PGRI, bukan kepada orang lain. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan kita kekuatan dan bimbingan sehingga mampu menjalankan organisasi ini dengan baik.
Wassalammu’alaikum wr.wb.
Hidup Guru …..! Hidup PGRI …..! SOlidaritas…..!

Jakarta, 31 Juli 2008
PENGURUS BESAR
PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA
Ketua Umum,

SULISTIYO

~ by pgribojonegoro on January 11, 2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: