Sertifikasi

eryUji sertifikasi untuk menghasilkan guru-guru yang profesional, dalam pelaksanaannya banyak menemui masalah. Misalnya yang sering terjadi, kuota guru untuk tiap provinsi yang sudah ditetapkan sering kali tidak terpenuhi karena berbagai alasan.
“Belajar dari pengalaman tahun lalu, pelaksanaan sertifikasi harus terus dievaluasi dan ditingkatkan. Pelaksanaannya tidak bisa terburu-buru, apalagi jika diarahkan untuk memenuhi kepentingan politik beberapa pihak,” kata Rochmat Wahab, Ketua Panitia Pelaksana Uji Sertifikasi dari Universitas Negeri Yogyakarta, Minggu (6/1). Menurut dia, uji sertifikasi tidak bisa sekadar formalisme, tetapi memang harus untuk meningkatkan profesionalisme para guru Indonesia untuk memajukan pendidikan bangsa,” ujarnya.

Menurut Rochmat, banyak persoalan yang perlu dicermati dari pelaksanaan uji sertifikasi yang sudah berlangsung untuk kuota tahun 2006 dan 2007 yang meliputi 200.450 guru. Kuota guru untuk tiap provinsi yang ditetapkan sering kali tidak terpenuhi sehingga perlu dicari cara agar tidak merugikan guru.

Untuk kuota tahun 2006 yang ditetapkan 20.000 guru, hanya terpenuhi sekitar 17.000 guru. Di Sumatera Utara tercatat 9.784 guru yang mengirimkan portofolio dari total kuota 12.712 guru.

Selain itu, proses penilaian portofolio serta pendidikan dan pelatihan guru di perguruan tinggi juga perlu direncanakan dengan matang.

Untuk tahun lalu, pemerintah menargetkan waktu tiga bulan untuk melaksanakan uji sertifikasi di perguruan tinggi yang ditunjuk, tetapi nyatanya sampai sekarang prosesnya terlambat. Dampak lanjutannya, tunjangan sertifikasi yang seharusnya diterima guru juga jadi terlambat.

Harol Lumapao, Sekretaris Panitia Pelaksana Uji Sertifikasi dari Universitas Negeri Manado, mengatakan, proses sertifikasi perlu dilakukan dengan cermat agar tak menurunkan mutu guru. Daerah cukup sulit untuk memenuhi kuota guru karena guru yang memenuhi kualifikasi jumlahnya terbatas.
Dirjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Depdiknas Baedhowi mengatakan, untuk tahun ini kuota sertifikasi guru ditetapkan untuk 200.000 guru di seluruh Tanah Air.(admin/gc)

~ by pgribojonegoro on November 23, 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: